{"id":1445,"date":"2013-10-21T08:09:00","date_gmt":"2013-10-21T08:09:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.andre.web.id\/2013\/10\/tips-memperbaiki-kerusakan-windows.html"},"modified":"2017-02-04T02:27:21","modified_gmt":"2017-02-03T19:27:21","slug":"windows-repair","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/","title":{"rendered":"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\">Microsoft Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan pada perangkat komputer masyarakat Indonesia. Sistem operasi yang satu ini memang melegenda sejak zaman komputer-komputer tua dahulu. Sistem Operasi komputer sebenarnya tidak terbatas hanya Windows ada bentuk lain seperti linux, Mac OS dan OS hasil modifikasi lainnya. Hanya saja, kita terbiasa menggunakan sistem operasi Windows, sehingga saat disuruh menggunakan komputer yang menggunakan OS lain seperti Linux kita akan kebingungan.<br \/>\nWindows adalah salah satu sistem operasi yang paling rentan diretas dan terserang berbagai virus komputer berbahaya dibandingan OS komputer lainnya. Tak jarang, seringkali kita mendapatkan komputer yang mendadak lemot, beberapa aplikasi tidak berfungsi dengan baik dan berbagai masalah lainnya.Kerusakan-kerusakan tersebut seringkali membuat kita jengkel ketika sedang asik mengerjakan sesuatu di komputer. Bayankan saja saat mengerjakan sebuah laporan pekerjaan di komputer, ketika pekerjaan belum selesai tiba-tiba saja aplikasi yang kamu gunakan menutup dengan sendirinya dalam keadaan pekerjaan tersebut belum disimpan, tentu sangat menjengkelkan bukan?<br \/>\nCrashnya beberapa program tersebut disebabkan karena berbagai hal diantaranya : rusaknya registry, hilang file-file pendukung aplikasi yang disebabkan oleh virus komputer dan sebagainya. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah ini adalah menginstall ulang. Dengan menginstall ulang Sistem Operasi komputer, bisa membuat komputer kita seperti kembali baru.<\/p>\n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div style=\"text-align: center;\"><a style=\"margin-left: 0em; margin-right: 0em;\" href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-pEdenpUNMNE\/U4RGQUm4JPI\/AAAAAAAAA30\/WcM8uvXk2es\/s1600\/Repair+Windows.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" title=\"Repair Logo\" src=\"http:\/\/www.andre.web.id\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg\" alt=\"Memperbaiki Kerusakan Windows Dengan Aplikasi Windows Repair\" width=\"640\" height=\"480\" border=\"0\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Untuk melakukan proses install ulang setidaknya memakan waktu lebih dari 3 jam jika kamu dapat melakukannya sendiri. Jika kamu meminta install ulang lewat tempat perbaikan komputer tentu akan memakan waktu lebih lama dan pastinya akan ada biaya yang harus kamu keluarkan. Lalu bagaimana caranya agar komputer kamu terasa seperti habis install ulang tanpa harus melewati proses install ulang yang sebenarnya?<\/p>\n<p>Tenang saja, saat ini tersedia sebuah aplikasi yang dapat membuat komputer kamu sepeti baru kembali hanya dalam hitungan menit. Aplikasi ini bernama Windows Repair.\u00a0<b>Windows Repair<\/b> adalah aplikasi yang berkerja memulihkan sistem operasi Windows sama seperti saat pertama kali diinstall. Aplikasi ini berkerja dengan melakukan pengaturan ulang Windows untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi akibat kesalahan setting, baik oleh software maupun proses <i>tweaking <\/i>lainnya.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<div class=\"sukses\">Memperbaiki Kerusakan Windows Dengan Windows Repair<\/div>\n<\/div>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Download software hingga selesai, kemudian install. Download\u00a0<a href=\"http:\/\/adf.ly\/bbJRV\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow\"><b>Disini<\/b><\/a><\/li>\n<li>Jalankan aplikasi yang sudah di install<\/li>\n<li>Ada 4 langkah yang harus ditempuh untuk memulihkan sistem operasi komputer anda, berikut penjelasannya\n<ul>\n<li><i><b>Step 1<\/b><\/i> <b>Membersihkan Computer dari Malware, virus dan sebagainya.<\/b>Pada tahap ini kita akan diberikan link untuk mendownload antivirus dan malware cleaner. Apabila Anda yakin komputer tidak terinfeksi virus maka langkah no 1 ini bisa diabaikan.<\/li>\n<li><i><b>Step 2\u00a0<\/b><\/i> <b>Memperbaiki kerusakan File System pada Hardisk.<\/b> tahap ini dilakukan\u00a0 pengecekan hardisk dari adanya file system yang error.<\/li>\n<li><b><i>Step 3<\/i><\/b> <b>Menjalankan System File Check (SFC).<\/b> Langkah selanjutnya yang juga sebaiknya kita lakukan untuk memperbaiki kerusakan windows adalah dengan menjalankan tool System File Checker.<\/li>\n<li>\u00a0<i><b>Step 4<\/b><\/i> <b>Registry Backup &amp; System Restore.<\/b> Langkah terakhir sebelum melakukan perbaikan windows adalah dengan membuat System Restore Point dan Registry Backup, untuk jaga-jaga apabila proses perbaikan system windows tidak berjalan mulus.<\/li>\n<li><i>\u00a0<b>Start Repair Computer.<\/b><\/i> Dalam langkah Repair Windows ini ada 3 opsi yang dapat kita pilih yaitu Basic Mode, Advanced Mode dan Custom Mode. Selanjutnya klik Start untuk memulai.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: justify;\"><a style=\"margin-left: 0em; margin-right: 1em;\" href=\"http:\/\/www.andre.web.id\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/windows-repair-1.jpg\"><img decoding=\"async\" title=\"Repair Windows Tools\" src=\"http:\/\/www.andre.web.id\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/windows-repair-1.jpg\" alt=\"Memperbaiki Kerusakan Windows Dengan Aplikasi Windows Repair\" width=\"640\" height=\"290\" border=\"0\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Baca Juga:\u00a0<a href=\"http:\/\/www.andre.web.id\/2014\/09\/software-untuk-memperbaiki-crash.html\" target=\"_blank\">Software Untuk Memperbaiki Program yang Crash di Komputer<\/a><\/p>\n<p>Proses repair memakan waktu sekitar 15-20 menit, setelah proses repair selesai, restart komputer anda untuk melihat, apakah ada perubahan atau tidak.\u00a0Untuk diketahui, tidak semua kerusakan windows dapat diperbaiki dengan software Windows Repair ini. Bila kerusakan memang tergolong parah, install ulang tetap menjadi solusi terbaik.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Microsoft Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan pada perangkat komputer masyarakat Indonesia. Sistem operasi yang satu ini memang melegenda sejak zaman komputer-komputer tua dahulu. Sistem Operasi komputer sebenarnya tidak terbatas hanya Windows ada bentuk lain seperti linux, Mac OS dan OS hasil modifikasi lainnya. Hanya saja, kita terbiasa menggunakan sistem operasi Windows, sehingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":2336,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":["post-1445","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips"],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",640,480,false],"thumbnail":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1-300x225.jpg",300,225,true],"medium_large":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",640,480,false],"large":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",640,480,false],"1536x1536":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",640,480,false],"2048x2048":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",640,480,false],"axil-blog-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",295,221,false],"axil-single-blog-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",640,480,false],"axil-main-slider-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",640,480,false],"axil-tab-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",347,260,false],"axil-tab-big-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",640,480,false],"axil-tab-small-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",400,300,false],"axil-grid-big-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",600,450,false],"axil-grid-small-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg",253,190,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Microsoft Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan pada perangkat komputer masyarakat Indonesia. Sistem operasi yang satu ini memang melegenda sejak zaman komputer-komputer tua dahulu. Sistem Operasi komputer sebenarnya tidak terbatas hanya Windows ada bentuk lain seperti linux, Mac OS dan OS hasil modifikasi lainnya. Hanya saja, kita terbiasa menggunakan sistem operasi Windows, sehingga saat disuruh menggunakan komputer yang menggunakan OS lain seperti Linux kita akan kebingungan. Windows adalah salah satu sistem operasi yang paling rentan diretas dan terserang berbagai virus komputer berbahaya dibandingan OS komputer lainnya. Tak jarang, seringkali kita mendapatkan komputer yang mendadak lemot, beberapa aplikasi tidak&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/tips\/\" rel=\"category tag\">Tips<\/a>","author_info_v2":{"name":"Andre","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/author\/bosbesar\/"},"comments_num_v2":"28 comments","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Microsoft Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan pada perangkat komputer masyarakat Indonesia. Sistem operasi yang satu ini memang melegenda sejak zaman komputer-komputer tua dahulu. Sistem Operasi komputer sebenarnya tidak terbatas hanya Windows ada bentuk lain seperti linux, Mac OS dan OS hasil modifikasi lainnya. Hanya saja, kita terbiasa menggunakan sistem operasi Windows, sehingga [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petrus Andre\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-10-21T08:09:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-02-03T19:27:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Andre\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Anddreeeh\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Andre\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Andre\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455\"},\"headline\":\"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang\",\"datePublished\":\"2013-10-21T08:09:00+00:00\",\"dateModified\":\"2017-02-03T19:27:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/\"},\"wordCount\":550,\"commentCount\":28,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/10\\\/Repair-Windows-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Tips\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/\",\"name\":\"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/10\\\/Repair-Windows-1.jpg\",\"datePublished\":\"2013-10-21T08:09:00+00:00\",\"dateModified\":\"2017-02-03T19:27:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/10\\\/Repair-Windows-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/10\\\/Repair-Windows-1.jpg\",\"width\":640,\"height\":480},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/windows-repair\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"blog\",\"item\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tips\",\"item\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/tips\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Petrus Andre\",\"description\":\"Techno Blogger\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\",\"name\":\"Petrus Andre\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"width\":1035,\"height\":1024,\"caption\":\"Petrus Andre\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/plus.google.com\\\/104639252143503871139\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/petrusandre\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/https:\\\/\\\/twitter.com\\\/andreqve\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455\",\"name\":\"Andre\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"caption\":\"Andre\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/author\\\/bosbesar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang","og_description":"Microsoft Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan pada perangkat komputer masyarakat Indonesia. Sistem operasi yang satu ini memang melegenda sejak zaman komputer-komputer tua dahulu. Sistem Operasi komputer sebenarnya tidak terbatas hanya Windows ada bentuk lain seperti linux, Mac OS dan OS hasil modifikasi lainnya. Hanya saja, kita terbiasa menggunakan sistem operasi Windows, sehingga [&hellip;]","og_url":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/","og_site_name":"Petrus Andre","article_published_time":"2013-10-21T08:09:00+00:00","article_modified_time":"2017-02-03T19:27:21+00:00","og_image":[{"width":640,"height":480,"url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Andre","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Anddreeeh","twitter_misc":{"Written by":"Andre","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/"},"author":{"name":"Andre","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455"},"headline":"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang","datePublished":"2013-10-21T08:09:00+00:00","dateModified":"2017-02-03T19:27:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/"},"wordCount":550,"commentCount":28,"publisher":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba"},"image":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg","articleSection":["Tips"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/","name":"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg","datePublished":"2013-10-21T08:09:00+00:00","dateModified":"2017-02-03T19:27:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/#primaryimage","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/Repair-Windows-1.jpg","width":640,"height":480},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/windows-repair\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"blog","item":"https:\/\/andre.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips","item":"https:\/\/andre.id\/blog\/tips\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Tips Memperbaiki Kerusakan Windows Tanpa Harus Install Ulang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/","name":"Petrus Andre","description":"Techno Blogger","publisher":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/andre.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba","name":"Petrus Andre","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","width":1035,"height":1024,"caption":"Petrus Andre"},"logo":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg"},"sameAs":["https:\/\/plus.google.com\/104639252143503871139","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/petrusandre\/","https:\/\/x.com\/https:\/\/twitter.com\/andreqve\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455","name":"Andre","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","caption":"Andre"},"sameAs":["https:\/\/andre.id\/blog"],"url":"https:\/\/andre.id\/blog\/author\/bosbesar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1445","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1445"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1445\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3815,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1445\/revisions\/3815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}