{"id":4134,"date":"2017-03-20T10:00:48","date_gmt":"2017-03-20T03:00:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.andre.web.id\/?p=4134"},"modified":"2021-08-25T23:55:20","modified_gmt":"2021-08-25T16:55:20","slug":"mencari-pendanaan-startup-di-crowdo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/","title":{"rendered":"Startup: Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Silicon Valley sukses membuat dunia berkiblat padanya. Wilayah kelahiran raksasa bisnis Google dan Microsoft juga dikenal sebagai wilayah tempat bermunculan usaha-usaha baru yang terinspirasi dari kemilau sukses dua pemimpin bisnis ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Apa yang membuat keduanya berhasil menggelegar? I<\/span><\/i><i>novasi yang berkelanjutan<\/i><b><i>.<\/i><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsistennya iklim <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di wilayah Silicon Valley membuat bisnis yang sudah ada harus bertahan dengan munculnya berbagai usaha baru. Mereka harus menyesuaikan diri dengan berbagai tren yang tidak ada pernah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gitu-gitu aja<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> polanya. Para penggerak usaha rintisan ini punya kekuatan yang membuat mereka tidak berhasil gulung tikar meski dihadapkan pada berbagai tantangan dan perubahan: kuatnya tekad dan kecocokan antara bisnis dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">passion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>Bagaimana dengan Fenomena <\/b><b><i>Start Up <\/i>di\u00a0<\/b><b>Indonesia?<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berita bagusnya, fenomena ini akhirnya mulai banyak dilirik muda-mudi Indonesia, sebagian warga dunia yang terkenal sebagai konsumen paling menyenangkan untuk bisnis APAPUN. Kehadiran GO-Jek sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang terbilang sukses untuk dijadikan panutan semakin membakar semangat para pemuda negeri untuk mulai membantu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kerajaan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mereka sendiri. Terbukti, pada tahun 2016 lalu, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah bisnis rintisan tertinggi di wilayah Asia Tenggara, yaitu sekitar 2.000 bisnis baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memang harus kita akui kalau tidak semua bisnis baru ini berjalan sesuai harapan: terus tumbuh dan berkembang, berhasil mempekerjakan orang, atau bermimpi menyumbangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gross domestic product<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bagi Indonesia. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa nih?<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Yah, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seperti kata Charles Darwin, <\/span><b><i>\u201cBukan yang terkuat yang akan bertahan, tetapi yang mampu beradaptasi dengan perubahan.\u201d<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Masih banyak dari kita yang belum mampu menjadi fleksibel mengikuti dinamika zaman. Hasilnya, gagal di tengah jalan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Well<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, jangan lantas melimpahkan semua penyebab kegagalan itu pada kita juga. Kalau ditelaah lagi, selalu ada faktor luar yang kurang mendukung usaha kita. Bisa dibilang, faktor terkuat yang membuat kegagalan usaha itu berhasil adalah masalah pembiayaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>\u201cBagaimana Kami Bisa Membiayai Usaha Kami?\u201d &#8211; Pertanyaan Sejuta Umat Pendiri Bisnis Baru.<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semua bisnis butuh modal. Kita tidak perlu mengelak soal hal ini. Bahkan, untuk bisnis-bisnis yang (katanya) butuh modal nol Rupiah (baca: seperti jadi agen MLM atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">online shop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sekali pun) tetap membutuhkan modal. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang digunakan juga termasuk modal. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alternatif paling ampuh pertama yang bebas risiko dan cepat untuk mendapatkan modal adalah dengan cara menjual asetmu. Jual aset adalah cara tercepat mendapatkan modal. Korbankan satu atau dua barangmu untuk dijual. Kamu dapat uang tunai tanpa ada kewajiban pembayaran utang dan bunga untuk beberapa waktu ke depan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terbilang cepat, memang, tapi jelas ada kekurangannya. Kalau kamu mendirikan usaha sendiri ditambah kamu tidak cukup ahli menangani dinamika dunia bisnis, tidak menutup kemungkinan kamu akan rugi dan harus menanggungnya sendiri. Sudah kehilangan aset, kehilangan bisnis. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kan sedih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, daripada kamu harus menanggung semua risiko itu sendiri, lebih baik cari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pinjaman<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>P2P Lending: Alternatif Pembiayaan Masa Kini<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak macam jenis pembiayaan usaha yang ditawarkan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> banyak juga pihak-pihak pembiayaan yang tidak hanya terdiri dari bank semata. Jika selama ini kamu sudah banyak makan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">asam garam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> soal cerita sulitnya mengajukan pinjaman ke bank, terutama untuk bisnis baru, maka terobosan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">peer-to-peer lending<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa jadi alternatifmu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Peer-to-peer lending<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau P2P Lending adalah metode mendapatkan pinjaman dari investor langsung. Investor akan menyimpan uang dalam sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mana <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini akan menyalurkan dana investor kepada pengguna lain, yaitu para perintis usaha baru. \u00a0<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yep! <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep peminjaman ini sebenarnya tidak jauh berbeda dari pengajuan pinjaman di bank. Hanya saja, bagi bisnis kecil atau baru menjadi lebih mudah mendapatkan dana karena mereka mendapatkan investor yang memiliki ketertarikan dengan jenis bisnis tertentu yang dianggap berpotensi berkembang pesat dan menguntungkan mereka.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_4150\" aria-describedby=\"caption-attachment-4150\" style=\"width: 1562px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4150\" src=\"https:\/\/www.andre.web.id\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg\" alt=\"Startup: Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung\" width=\"1562\" height=\"1042\" srcset=\"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg 1200w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-300x200.jpg 300w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-768x512.jpg 768w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-640x427.jpg 640w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-980x654.jpg 980w\" sizes=\"(max-width: 1562px) 100vw, 1562px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4150\" class=\"wp-caption-text\">Peer to peer lending<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penilaian para investor adalah kelayakan bisnis itu sendiri serta proyeksinya, bukan berdasarkan pengalaman masa lalu dan kemampuan si peminjam membayar utang. Muncul masalah baru. Sekarang kamu bertanya bagaimana bisa menemukan investor yang mau membiayai usaha barumu ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagi kamu yang belum terpikirkan mau punya bisnis baru tipe apa, coba <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">deh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lirik tren bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start up<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">fintech<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang lagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hits<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Bukan bermaksud promosi, tetapi lebih kepada membantu para pendiri bisnis baru untuk lebih cepat mendapatkan pangsa pasar dan mengembangkan usaha. <\/span><b>Bisnis <\/b><b><i>Fintech<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><b><i>Financial Technology<\/i><\/b> <span style=\"font-weight: 400;\">sejatinya adalah inovasi di sektor jasa keuangan. Perpaduan antara teknologi yang terus berkembang dengan sektor keuangan yang tak pernah basi adalah ide bisnis yang luar biasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti apa sih bentuknya bisnis fintech ini?<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah melakukan transaksi di McDonald\u2019s dengan T-cash (Telkomsel) atau beli pulsa via Go-Pulsa (GO-Jek)? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah!<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Itu adalah contoh sederhana bentuk penggunaan jasa bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fintech<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kehadirannya sering kali tidak disadari oleh pengguna itu sendiri. Kerap kali, bisnis seperti ini dianggap sebagai bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">upgrade<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari pembayaran dengan kartu debit dan kartu kredit.<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.andre.web.id\/2016\/01\/cara-membuat-dan-tips-menggunakan-kartu-kredit.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kartu Kredit: Cara Mendapatkan serta Tips Bijak Menggunakannya<\/a><\/strong><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumen bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fintech<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini diuntungkan dengan berbagai hal. Pertama, tidak perlu lagi bawa uang tunai banyak di dompet. Kedua, karena transaksi dengan bisnis ini tergolong baru, banyak diskon yang bisa menjadi alasan agar orang menggunakan produk-produk bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fintech <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKalau tipe bisnis sudah oke, sekarang gimana cara kami mengajukan P2P Lending? Kemana kita harus berlabuh, Kak?\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya sampai juga pada pertanyaan inti sejuta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">founder<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">start up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yak<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Need to know<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kalau P2P Lending bukan sebuah program peminjaman yang disediakan bank-bank komersial. Jadi, jangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngotot<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tetap mendatangi bank umum untuk menanyakan alternatif pembiayaan ini. Mereka tidak akan tahu. Kalau kamu berminat dengan alternatif pembiayaan non pinjaman bank, langsung cari perusahaan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pembiayaan sesuai kebutuhanmu. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kayak apa?<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kayak <\/span><\/i><b>Kickstarter<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Perusahaan pembiayaan yang berbasis di New York ini dikenal sebagai perusahaan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pembiayaan khusus untuk proyek-proyek kreatif semacam film, seni, desain, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">games<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau fotografi. Apa fungsinya kekhususan proyek di sini? Ya menemukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">founder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan investor yang satu hati. Ketika si <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pemberi dana<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sudah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">klop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan proyek kreatif dari si <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">peminjam dana<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, keberlangsungan usaha baru bisa lebih baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kalau untuk P2P Lending, perusahaan yang bergerak dengan fokus alternatif ini yang basisnya tidak terlalu jauh dari Indonesia adalah <\/span><a href=\"https:\/\/p2p.crowdo.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Crowdo<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. P2P Lending yang Crowdo jalankan adalah mempertemukan bisnis dan UKM lokal dengan komunitas investor global. Kalau Kickstarter fokus pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kreatif, Crowdo fokus pada bisnis kecil dan menengah alias UMKM. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">UMKM<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Untuk negara berkembang sekelas Indonesia, UMKM adalah roda penggerak ekonomi negara. Meski <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">labelnya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kecil, UMKM (termasuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) terbukti menyumbang hampir 60% dari produk domestik bruto dan tercatat mempekerjakan setidaknya 97% warga Indonesia usia aktif kerja.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_4151\" aria-describedby=\"caption-attachment-4151\" style=\"width: 1526px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-4151 size-full\" src=\"https:\/\/www.andre.web.id\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo.jpg\" alt=\"Startup: Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung\" width=\"1526\" height=\"927\" srcset=\"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo.jpg 1200w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo-300x182.jpg 300w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo-768x467.jpg 768w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo-1024x622.jpg 1024w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo-640x389.jpg 640w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo-980x595.jpg 980w\" sizes=\"(max-width: 1526px) 100vw, 1526px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4151\" class=\"wp-caption-text\">Tampilan website P2P Lending Crowdo<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Crowdo ini bisa dibilang marketplace bagi bisnis dan investor. Perusahaan ini akan \u2018mempertemukan\u2019 para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">startuper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan pemilik dana yang hendak diinvestasikan. Dalam hal ini Crowdo tentu lebih selektif dalam memilih startup yang ingin dibiyayai, sebagai proteksi ke investor yg ingin mendanai. Crowdo memfilter semua pengajuan pinjaman modal kerja berdasarkan dokumen standard perusahaan yang sudah jadi sebelum dipublish di website.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis pinjaman yang diberikan Crowdo adalah pinjaman modal kerja. Jaminan yang diberikan bentuknya bisa beragam, mulai dari emas, invoice, purchase order juga mobil pribadi. Crowdo juga merupaka platform P2P lending yang sudah diregulasi di 2 negara yaitu Singapura dan Malaysia. Masalah keamanan tidak perlu diragukan, Di Indonesia sendiri, bisnis <strong>P2P akan berada langsung di bawah pengawasan OJK termasuk Crowdo<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendaftarkan diri sebagai investor lewat Crowdo tak melulu harus berstatus sebagai konglomerat. Berbeda dengan syarat pembelian saham di bursa efek yang menetapkan standar minimal beli dengan biaya yang tidak sedikit. Di Crowdo, investor bisa menyimpan dananya minimal Rp.1,000,000 di setiap pinjaman, jumlah yang relatif kecil dibandingkan pengeluaran anak kuliah zaman sekarang. Itu pun sudah bisa membantu para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">founder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mendirikan dan mengembangkan usaha mereka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan untuk Bisnis yang butuh sokongan dana punya kesempatan dapat pendanaan sampai Rp 2 milyar. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kok bisa<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Ya karena Crowdo sudah punya lebih dari 30.000 anggota, dengan persentase investor yaitu 50% investor asing, dan 50% lokal. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Start up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sudah didanai saja mencapai lebih dari 1000 proyek<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, kok<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Masalah reliabilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak perlu ditanya lagi.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_4152\" aria-describedby=\"caption-attachment-4152\" style=\"width: 1493px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-4152 size-full\" src=\"https:\/\/www.andre.web.id\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo_pinjaman_dana.jpg\" alt=\"Startup: Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung\" width=\"1493\" height=\"850\" srcset=\"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo_pinjaman_dana.jpg 1200w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo_pinjaman_dana-300x171.jpg 300w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo_pinjaman_dana-768x437.jpg 768w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo_pinjaman_dana-1024x583.jpg 1024w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo_pinjaman_dana-640x364.jpg 640w, https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-crowdo_pinjaman_dana-980x558.jpg 980w\" sizes=\"(max-width: 1493px) 100vw, 1493px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4152\" class=\"wp-caption-text\">Halaman untuk mengajukan pinjaman dana di website P2P Lending Crowdo<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKok keren, kak? Prosesnya susah nggak?\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">I doubt that<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tidak seperti pendaftaran sebagai anggota bursa efek yang butuh segala macam berkas pendukung dan kewajiban-kewajiban memantau harga saham. Investasi di Crowdo bisa jauh lebih mudah dan meringankan beban investor. Di saat bersamaan, para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">founder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih cepat mendapatkan pendanaan untuk segera menjalankan usaha baru.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alternatif inilah yang bisa jadi sasaran para pendiri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kemudahan membangun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start up <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tak hanya dari sisi bertemu dengan investor tetapi juga bagaimana tetap terhubung dengan mereka. Butuh dana investasi tambahan? Pasang \u2018pengumuman\u2019 saja via Crowdo Connect! Investor bisa melihat berdasarkan jenis bisnis yang mereka kehendaki. Satu lagi, semakin bisnismu terverifikasi dengan nilai baik (maksimal A+), semakin mudah kamu mendapatkan pendanaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah untuk kamu para pemilik UKM dan pelaku bisnis yang tertarik mencoba menggunakan platform Crowdo namun masih ragu, kami bisa melihat \u00a0prestasi dan pencapaian Crowdo selama 1 tahun terakhir lewat infografik di bawah ini.<\/span><br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full\" src=\"https:\/\/s9.postimg.org\/n9rxgf8m7\/infographic-resize.jpg\" width=\"1257\" height=\"7961\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keren, ya? Semakin ke sini, semuanya jadi serba mudah. Bahkan untuk bisa menciptakan pendapatan bagi diri sendiri dan orang lain seperti bukan lagi sebuah mimpi yang terlalu besar. Kalau kondisinya serba mendukung seperti ini, jadi mau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mbatin,<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ah, ternyata semudah ini jadi CEO untuk bisnis sendiri<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Silicon Valley sukses membuat dunia berkiblat padanya. Wilayah kelahiran raksasa bisnis Google dan Microsoft juga dikenal sebagai wilayah tempat bermunculan usaha-usaha baru yang terinspirasi dari kemilau sukses dua pemimpin bisnis ini. Apa yang membuat keduanya berhasil menggelegar? Inovasi yang berkelanjutan. Konsistennya iklim start up di wilayah Silicon Valley membuat bisnis yang sudah ada harus bertahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":4150,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41,408,476],"tags":[],"class_list":["post-4134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-bisnis","category-startup"],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",1200,801,false],"thumbnail":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-300x200.jpg",300,200,true],"medium_large":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-768x512.jpg",640,427,true],"large":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id-1024x683.jpg",640,427,true],"1536x1536":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",1200,801,false],"2048x2048":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",1200,801,false],"axil-blog-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",295,197,false],"axil-single-blog-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",1079,720,false],"axil-main-slider-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",921,615,false],"axil-tab-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",390,260,false],"axil-tab-big-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",705,471,false],"axil-tab-small-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",449,300,false],"axil-grid-big-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",600,401,false],"axil-grid-small-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg",285,190,false]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Silicon Valley sukses membuat dunia berkiblat padanya. Wilayah kelahiran raksasa bisnis Google dan Microsoft juga dikenal sebagai wilayah tempat bermunculan usaha-usaha baru yang terinspirasi dari kemilau sukses dua pemimpin bisnis ini. Apa yang membuat keduanya berhasil menggelegar? Inovasi yang berkelanjutan. Konsistennya iklim start up di wilayah Silicon Valley membuat bisnis yang sudah ada harus bertahan dengan munculnya berbagai usaha baru. Mereka harus menyesuaikan diri dengan berbagai tren yang tidak ada pernah gitu-gitu aja polanya. Para penggerak usaha rintisan ini punya kekuatan yang membuat mereka tidak berhasil gulung tikar meski dihadapkan pada berbagai tantangan dan perubahan: kuatnya tekad dan kecocokan antara&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/advertorial\/\" rel=\"category tag\">Advertorial<\/a>, <a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/bisnis\/\" rel=\"category tag\">Bisnis<\/a>, <a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/startup\/\" rel=\"category tag\">Startup<\/a>","author_info_v2":{"name":"Andre","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/author\/bosbesar\/"},"comments_num_v2":"1 comment","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Startup: Dilema Mencari Pendanaan Startup VS Mencari Investor Langsung<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"P2P Lending yang Crowdo jalankan adalah mempertemukan bisnis dan UKM lokal dengan komunitas investor global.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Startup: Dilema Mencari Pendanaan Startup VS Mencari Investor Langsung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"P2P Lending yang Crowdo jalankan adalah mempertemukan bisnis dan UKM lokal dengan komunitas investor global.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petrus Andre\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-20T03:00:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-08-25T16:55:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"801\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Andre\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Anddreeeh\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Andre\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Andre\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455\"},\"headline\":\"Startup: Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung\",\"datePublished\":\"2017-03-20T03:00:48+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-25T16:55:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/\"},\"wordCount\":1485,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg\",\"articleSection\":[\"Advertorial\",\"Bisnis\",\"Startup\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/\",\"name\":\"Startup: Dilema Mencari Pendanaan Startup VS Mencari Investor Langsung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-20T03:00:48+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-25T16:55:20+00:00\",\"description\":\"P2P Lending yang Crowdo jalankan adalah mempertemukan bisnis dan UKM lokal dengan komunitas investor global.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg\",\"width\":1200,\"height\":801,\"caption\":\"Peer to peer lending - Sumber: koinworks.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"blog\",\"item\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Marketing\",\"item\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/marketing\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Startup: Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Petrus Andre\",\"description\":\"Techno Blogger\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\",\"name\":\"Petrus Andre\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"width\":1035,\"height\":1024,\"caption\":\"Petrus Andre\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/plus.google.com\\\/104639252143503871139\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/petrusandre\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/https:\\\/\\\/twitter.com\\\/andreqve\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455\",\"name\":\"Andre\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"caption\":\"Andre\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/author\\\/bosbesar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Startup: Dilema Mencari Pendanaan Startup VS Mencari Investor Langsung","description":"P2P Lending yang Crowdo jalankan adalah mempertemukan bisnis dan UKM lokal dengan komunitas investor global.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Startup: Dilema Mencari Pendanaan Startup VS Mencari Investor Langsung","og_description":"P2P Lending yang Crowdo jalankan adalah mempertemukan bisnis dan UKM lokal dengan komunitas investor global.","og_url":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/","og_site_name":"Petrus Andre","article_published_time":"2017-03-20T03:00:48+00:00","article_modified_time":"2021-08-25T16:55:20+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":801,"url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Andre","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Anddreeeh","twitter_misc":{"Written by":"Andre","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/"},"author":{"name":"Andre","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455"},"headline":"Startup: Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung","datePublished":"2017-03-20T03:00:48+00:00","dateModified":"2021-08-25T16:55:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/"},"wordCount":1485,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba"},"image":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg","articleSection":["Advertorial","Bisnis","Startup"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/","name":"Startup: Dilema Mencari Pendanaan Startup VS Mencari Investor Langsung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg","datePublished":"2017-03-20T03:00:48+00:00","dateModified":"2021-08-25T16:55:20+00:00","description":"P2P Lending yang Crowdo jalankan adalah mempertemukan bisnis dan UKM lokal dengan komunitas investor global.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/#primaryimage","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/peer-to-peer-lending-andre_web_id.jpg","width":1200,"height":801,"caption":"Peer to peer lending - Sumber: koinworks.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"blog","item":"https:\/\/andre.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Marketing","item":"https:\/\/andre.id\/blog\/marketing\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Startup: Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/","name":"Petrus Andre","description":"Techno Blogger","publisher":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/andre.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba","name":"Petrus Andre","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","width":1035,"height":1024,"caption":"Petrus Andre"},"logo":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg"},"sameAs":["https:\/\/plus.google.com\/104639252143503871139","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/petrusandre\/","https:\/\/x.com\/https:\/\/twitter.com\/andreqve\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455","name":"Andre","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","caption":"Andre"},"sameAs":["https:\/\/andre.id\/blog"],"url":"https:\/\/andre.id\/blog\/author\/bosbesar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4134"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5660,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4134\/revisions\/5660"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4150"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}