{"id":5732,"date":"2021-09-09T01:38:00","date_gmt":"2021-09-08T18:38:00","guid":{"rendered":"https:\/\/andre.id\/blog\/?p=5732"},"modified":"2021-09-09T09:49:41","modified_gmt":"2021-09-09T02:49:41","slug":"apa-itu-p2p-lending","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/","title":{"rendered":"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketika membangun usaha baru, tentunya tidak lepas dari kebutuhan modal. Sayangnya, tidak semua orang yang ingin merintis usaha memiliki modal pribadi yang cukup. Salah satu solusi mendapatkan modal tersebut adalah mengajukan pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, pinjaman usaha ini lazim diberikan oleh lembaga keuangan perbankan. Akan tetapi, opsi ini terkadang tidak terlalu menguntungkan bagi mereka yang belum memiliki cukup agunan. Menanggapi fenomena tersebut, kini sudah hadir inovasi bernama <em>Peer-to-Peer (P2P) Lending. <\/em>Apa itu P2P Lending dan bagaimana cara kerjanya?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sekilas P2P Lending<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Peer-to-Peer Lending adalah sebuah inovasi berbasis <em>online<\/em> untuk melakukan peminjaman dana. Wadah inovasi ini sendiri adalah <em>marketplace<\/em>. Konsep dasarnya sama seperti peminjaman dana melalui bank.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, uniknya, <em>platform<\/em> ini mempertemukan langsung pemilik dana pencari pinjaman. Mudahnya, P2P Lending adalah inovasi pinjaman modal secara <em>online<\/em> dan tidak melibatkan campur tangan lembaga perbankan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kenapa P2P Lending saat ini menjadi opsi penting atau sangat dipertimbangkan? <\/strong>Ada beberapa keuntungan yang ditawarkan Peer-to-Peer Lending dibandingkan dengan pengajuan pinjaman di bank.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertama<\/strong>, proses pengurusan tergolong lebih cepat dan tidak terlalu banyak syarat. Akses yang mudah ini menjadi kelebihan Peer-to-Peer Lending yang cukup dipertimbangkan. Dari sisi peminjam, opsi ini sesuai untuk usaha yang masih tergolong sebagai UMKM.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Peer-to-Peer Lending dikenal tidak memerlukan agunan.\u00a0 Para pelaku usaha kecil akan sangat terbantu dengan inovasi pinjaman ini. Selain dari sisi bebas agunan, P2P Lending juga unggul dari segi efisiensi waktu. Hanya dalam hitungan hari \u2013 beberapa di antaranya bahkan hanya hitungan jam \u2013 para peminjam bisa mendapatkan dana cair.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/ide-bisnis-modal-kecil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Daftar Ide Bisnis Dengan Modal Kecil Yang Layak Dicoba Pebisnis Pemula<\/strong><\/a><\/h3>\n\n\n\n<p>Alasan <strong>kedua<\/strong> adalah Peer-to-Peer Lending dapat menjadi opsi investasi. Bahkan untuk investor pemula, menanamkan dana melalui P2P Lending bisa menjadi opsi diversifikasi yang cukup aman. Para pemilik modal tidak sekadar membantu pembiayaan usaha kecil namun juga menyebarkan risiko investasi mereka. Investor bisa memilih usaha mana yang akan menjadi tujuan investasi dengan besaran berbeda-beda. Pun dari segi pengembalian investasinya relatif tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, pengajuan pinjaman <strong><em>tidak harus<\/em><\/strong> berkaitan dengan urusan bisnis. Ini adalah keunggulan P2P Lending meski namanya masih berkaitan erat dengan kepentingan pinjaman modal usaha.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/Fn9N-x17TNqf3wg60_D5hOWpZvz1eEHzMOyOJtv2T9tvFkJqfekXov7s0JFhqyQjSGMAGLhV3iAnSRn7yJW5uY7Gztu5jjTbOFr6daMWdmOv-zZUY24DiqNNKVA0-g=s0\" alt=\"\"\/><figcaption>Pertimbangan memilih P2P lending &#8211; Sumber: Pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Namun demikian, Peer-to-Peer Lending antara untuk kepentingan bisnis dan non bisnis dibedakan menjadi P2P Lending produktif dan konsumtif. Sesuai namanya, P2P Lending Konsumtif lah yang menjadi opsi pinjaman untuk kepentingan non bisnis.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Selain terletak pada tujuan penggunaan, terdapat beberapa perbedaan di antara P2P Lending konsumtif dan produktif. Perbedaan tersebut antara lain berdasarkan sistem dan tingkat bunga, tenor pinjaman, penilaian risiko, hingga keuntungan yang ditawarkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah P2P Lending adalah opsi yang aman?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mempertimbangkan banyaknya berita negatif terkait pinjaman <em>online<\/em>, keamanan opsi pinjaman ini menjadi dipertanyakan. Peer-to-Peer Lending kerap kali lebih diingat dengan istilah \u201cpinjaman <em>online<\/em>\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Maknanya menjadi negatif seiring dengan maraknya berita terkait sistem penagihan yang mengerikan. Maka, ada baiknya kita mengenal bagaimana P2P Lending yang aman dan layak dipertimbangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia sendiri, P2P Lending sudah diakui dan dianggap sebagai aktivitas pinjam-meminjam yang resmi <strong>selama<\/strong> <em>platform<\/em> tersebut <strong>sudah terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan<\/strong><strong><em> <\/em><\/strong><strong>(OJK)<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah yang terkadang luput dari perhatian. Ada banyak sekali <em>platform<\/em> serupa di marketplace, namun tidak semuanya terdaftar dalam OJK \u2013 alias, ilegal.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak adanya otoritas yang mengawasi aktivitas pinjaman tersebut menjadi faktor <em>platform<\/em> Peer-to-Peer Lending terkait adalah opsi yang tidak aman. Segala perjanjian dan aktivitas nasabah tidak berada di bawah pengawasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemungkinan timbulnya masalah menjadi momok tersendiri karena tidak ada lembaga yang bisa menjamin pemilik dana maupun pencari pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka, untuk menghindari risiko dari pinjaman ilegal, penting untuk melakukan <em>review<\/em> dan seleksi <em>platform<\/em> P2P Lending yang aman. Poin pertamanya adalah jelas <strong>memerhatikan bahwa <\/strong><strong><em>platform<\/em><\/strong><strong> tersebut telah terdaftar dan berizin OJK.<\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahuinya, kamu bisa cek melalui situs OJK dan cari daftar penyelenggara <em>fintech lending<\/em> versi terbaru. Oh iya, daftar ini mungkin saja mengalami perubahan sesuai dengan data yang masuk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Baca Juga: Startup: <\/strong><a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/mencari-pendanaan-startup-di-crowdo\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Dilema Pendanaan VS Mencari Investor Langsung<\/strong><\/a><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain memeriksa apakah <em>platform<\/em> tersebut legal, kamu juga perlu memeriksa bagaimana kinerja perusahaan. <em>Track record<\/em> yang baik dan usia operasional sekitar 2 tahun adalah beberapa poin yang bisa menjadi acuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, sekadar terdaftar OJK saja tidak cukup. Kamu perlu tahu tempat kamu mendapatkan pinjaman atau mempercayakan modalmu, apakah mereka cukup <em>worth it<\/em> atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap <em>platform<\/em> ini pasti memiliki kebijakannya masing-masing. Ada baiknya kamu juga memerhatikan lebih jeli ketika menyeleksi <em>platform<\/em> ini lewat tingkat bunga minimum dan biaya-biaya yang mungkin ada. Pada poin ini sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan keperluan masing-masing saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kamu bertindak sebagai investor, jangan lupa perhatikan poin bagaimana perusahaan melakukan manajemen risiko. Hal ini berkaitan dengan cara perusahaan menilai kelayakan calon peminjam dana. Lagi-lagi, poin ini akan sangat subyektif sesuai dengan keinginan investor.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana proses mendapatkan pinjaman melalui P2P Lending?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dilansir dari situs OJK, proses mendapatkan pinjaman lewat <em>platform<\/em> ini pada dasarnya memiliki pola yang sama. Hal paling pertama tentunya adalah memiliki keanggotaan dengan registrasi pada aplikasi yang dituju. Registrasi ini berlaku bagi pemilik dana (<em>lender<\/em>) maupun peminjam dana (<em>borrower<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/CLRsg7sjsUTVGvpxUAHUmnqnaooskRGEJQgs9ERnwfAu2SiLgFxc9yrapk_ITYZD00ymRdeD_yVSBk2tY0B0qxwkGvmh3iGXRjQq9yzs_ehiX_oQ1-ztmZz3U6-6jw=s0\" alt=\"\"\/><figcaption> Proses mendapatkan pinjaman melalui P2P Lending &#8211; Sumber: Pixabay.com <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Alur berikut akan menggambarkan prosesnya secara lebih mudah. Namun, dalam hal ini, kami akan membagikan prosesnya dari sudut pandang peminjam dana:<\/p>\n\n\n\n<p>Baik <em>lender <\/em>maupun <em>borrower <\/em>melakukan registrasi pada aplikasi Peer-to-Peer Lending \ud83e\udc6a <em>Borrower <\/em>mengajukan pinjaman \ud83e\udc6a Pihak aplikasi P2P Lending menganalisis kelayakan <em>borrower<\/em> dan menetapkan tingkat risiko <em>borrower<\/em> \ud83e\udc6a Profil dan risiko <em>borrower<\/em> akan diteruskan untuk dianalisis dan diseleksi oleh investor (<em>lender<\/em>) \ud83e\udc6a <em>Lender<\/em> melakukan pendanaan ke <em>borrower<\/em> yang dipiilih.<\/p>\n\n\n\n<p>Alur tersebut baru sampai pada tahap ketika <em>borrower<\/em> mendapatkan dana yang diajukan. Pada saat mendapatkan dana pinjaman tersebut, <em>borrower<\/em> juga akan diinformasikan terkait jadwal pengembalian pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada saat pelunasan pinjaman inilah nantinya investor atau <em>lender<\/em> akan menerima uangnya kembali beserta bunga pinjaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Segala hal yang dijabarkan di atas hanya sekedar perkenalan permukaan atas Peer-to-Peer Lending. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan gambaran besar mengenai opsi pinjaman yang inovatif satu ini. Namun, jika kamu benar-benar berniat untuk terjun dan terlibat dalam prosesnya, kamu perlu menggali lebih dalam sesuai dengan kepentinganmu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika membangun usaha baru, tentunya tidak lepas dari kebutuhan modal. Sayangnya, tidak semua orang yang ingin merintis usaha memiliki modal pribadi yang cukup. Salah satu solusi mendapatkan modal tersebut adalah mengajukan pinjaman. Biasanya, pinjaman usaha ini lazim diberikan oleh lembaga keuangan perbankan. Akan tetapi, opsi ini terkadang tidak terlalu menguntungkan bagi mereka yang belum memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":5733,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[408,374,476],"tags":[],"class_list":["post-5732","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","category-featured","category-startup"],"featured_image_urls_v2":{"full":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg",1200,792,false],"thumbnail":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-300x198.jpg",300,198,true],"medium_large":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-768x507.jpg",640,423,true],"large":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-1024x676.jpg",640,423,true],"1536x1536":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg",1200,792,false],"2048x2048":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg",1200,792,false],"axil-blog-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-295x250.jpg",295,250,true],"axil-single-blog-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-1280x720.jpg",1280,720,true],"axil-main-slider-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-1230x615.jpg",1230,615,true],"axil-tab-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-390x260.jpg",390,260,true],"axil-tab-big-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-705x660.jpg",705,660,true],"axil-tab-small-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-495x300.jpg",495,300,true],"axil-grid-big-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-600x500.jpg",600,500,true],"axil-grid-small-post-thumb":["https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-285x190.jpg",285,190,true]},"post_excerpt_stackable_v2":"<p>Ketika membangun usaha baru, tentunya tidak lepas dari kebutuhan modal. Sayangnya, tidak semua orang yang ingin merintis usaha memiliki modal pribadi yang cukup. Salah satu solusi mendapatkan modal tersebut adalah mengajukan pinjaman. Biasanya, pinjaman usaha ini lazim diberikan oleh lembaga keuangan perbankan. Akan tetapi, opsi ini terkadang tidak terlalu menguntungkan bagi mereka yang belum memiliki cukup agunan. Menanggapi fenomena tersebut, kini sudah hadir inovasi bernama Peer-to-Peer (P2P) Lending. Apa itu P2P Lending dan bagaimana cara kerjanya? Sekilas P2P Lending Peer-to-Peer Lending adalah sebuah inovasi berbasis online untuk melakukan peminjaman dana. Wadah inovasi ini sendiri adalah marketplace. Konsep dasarnya sama seperti&hellip;<\/p>\n","category_list_v2":"<a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/bisnis\/\" rel=\"category tag\">Bisnis<\/a>, <a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/featured\/\" rel=\"category tag\">Featured<\/a>, <a href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/startup\/\" rel=\"category tag\">Startup<\/a>","author_info_v2":{"name":"Andre","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/author\/bosbesar\/"},"comments_num_v2":"0 comments","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"P2P Lending adalah sebuah inovasi berbasis online untuk melakukan peminjaman dana. Wadah inovasi ini sendiri adalah marketplace.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"P2P Lending adalah sebuah inovasi berbasis online untuk melakukan peminjaman dana. Wadah inovasi ini sendiri adalah marketplace.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Petrus Andre\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-08T18:38:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-09T02:49:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"792\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Andre\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Anddreeeh\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Andre\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Andre\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455\"},\"headline\":\"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya\",\"datePublished\":\"2021-09-08T18:38:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-09T02:49:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/\"},\"wordCount\":989,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Bisnis\",\"Featured\",\"Startup\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/\",\"name\":\"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2021-09-08T18:38:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-09T02:49:41+00:00\",\"description\":\"P2P Lending adalah sebuah inovasi berbasis online untuk melakukan peminjaman dana. Wadah inovasi ini sendiri adalah marketplace.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg\",\"width\":1200,\"height\":792,\"caption\":\"Apa itu P2P Lending\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/apa-itu-p2p-lending\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"blog\",\"item\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bisnis\",\"item\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/bisnis\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Petrus Andre\",\"description\":\"Techno Blogger\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba\",\"name\":\"Petrus Andre\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\",\"width\":1035,\"height\":1024,\"caption\":\"Petrus Andre\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/06\\\/profile-scaled.jpg\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/plus.google.com\\\/104639252143503871139\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/petrusandre\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/https:\\\/\\\/twitter.com\\\/andreqve\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455\",\"name\":\"Andre\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/08\\\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png\",\"caption\":\"Andre\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/andre.id\\\/blog\\\/author\\\/bosbesar\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya","description":"P2P Lending adalah sebuah inovasi berbasis online untuk melakukan peminjaman dana. Wadah inovasi ini sendiri adalah marketplace.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya","og_description":"P2P Lending adalah sebuah inovasi berbasis online untuk melakukan peminjaman dana. Wadah inovasi ini sendiri adalah marketplace.","og_url":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/","og_site_name":"Petrus Andre","article_published_time":"2021-09-08T18:38:00+00:00","article_modified_time":"2021-09-09T02:49:41+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":792,"url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Andre","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Anddreeeh","twitter_misc":{"Written by":"Andre","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/"},"author":{"name":"Andre","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455"},"headline":"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya","datePublished":"2021-09-08T18:38:00+00:00","dateModified":"2021-09-09T02:49:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/"},"wordCount":989,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba"},"image":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg","articleSection":["Bisnis","Featured","Startup"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/","name":"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg","datePublished":"2021-09-08T18:38:00+00:00","dateModified":"2021-09-09T02:49:41+00:00","description":"P2P Lending adalah sebuah inovasi berbasis online untuk melakukan peminjaman dana. Wadah inovasi ini sendiri adalah marketplace.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/#primaryimage","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Apa-itu-P2P-Lending-scaled.jpg","width":1200,"height":792,"caption":"Apa itu P2P Lending"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/apa-itu-p2p-lending\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"blog","item":"https:\/\/andre.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bisnis","item":"https:\/\/andre.id\/blog\/bisnis\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Apa Itu Peer-to-Peer (P2P) Lending dan Penjelasan Cara Kerjanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/","name":"Petrus Andre","description":"Techno Blogger","publisher":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/andre.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/db3675f5419000809bfa8ad709166bba","name":"Petrus Andre","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg","width":1035,"height":1024,"caption":"Petrus Andre"},"logo":{"@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/profile-scaled.jpg"},"sameAs":["https:\/\/plus.google.com\/104639252143503871139","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/petrusandre\/","https:\/\/x.com\/https:\/\/twitter.com\/andreqve\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/#\/schema\/person\/30a421c20486c92ce4981180f8c93455","name":"Andre","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","url":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/avatar_user_6_1629821644-96x96.png","caption":"Andre"},"sameAs":["https:\/\/andre.id\/blog"],"url":"https:\/\/andre.id\/blog\/author\/bosbesar\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5732","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5732"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5732\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5734,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5732\/revisions\/5734"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5733"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5732"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5732"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/andre.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5732"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}